Gunung Merapi Erupsi, Bandara Adi Soemarmo Solo Ditutup

oleh
Foto: @kalikuningplunyon

Gunung Merapi  erupsi dan terjadi Hujan abu tidak hanya di Boyolali dan Klaten, namun sudah sampai ke Kota Solo dan sekitarnya. Hingga pukul 09.00 WIB, hujan abu masih terus terjadi. Bahkan sudah sampai ke Solo, Sukoharjo dan sekitarnya. Padahal jarak Kota Solo hingga Merapi cukup jauh, yakni sekitar 40 kilometer.

Baca Juga: Air terjun Kedung Kayang, Pesona Keindahan Lereng Gunung Merapi

“Ini hujan abu tipis dari tadi jam 8.00 WIB. Kita harusnya pakai masker, tapi nggak ada yang jual,” keluh Heru Santosa, warga Solo Baru. Hal ini membuat Bandara Internasional Adi Soemarmo ditutup. Sebab landasan pacu terdapat abu Gunung Merapi yang bisa membahayakan pesawat.

Loading...

Baca Juga: Pasar Ghoib di Gunung Indonesia Ini, Bikin Kamu Lemas Melangkahkan Kaki

“Bandara Adisoemarmo close 1 jam ke depan, terkait dampak erupsi Merapi. Landasan dilakukan tes, positif terdapat abu Merapi,” ujar Humas PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Danardewi kepada merdeka.com.

Menurut Danardewi, penutupan bandara dilakukan mulai pukul 09.10-10.10 WIB. Ia berharap kondisi udara segera membaik, sehingga penerbangan dari dan ke Solo bisa kembali normal.

Gunung Merapi Erupsi, 4 Pesawat Batal Terbang dari Bandara Adi Soemarmo Solo:

Beberapa pesawat batal berangkat dari dan menuju Bandara Adi Soemarmo Solo karena terdampak letusan Gunung Merapi. Bandara tersebut ditutup sementara sejak 09.25 hingga 11.30 WIB, dan diperpanjang hingga pukul 13.30 WIB.

Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Handy Heryudhitiawan menjelaskan, dampak erupsi Gunung Merapi yang terjadi sekitar pukul 05.30 WIB, berdasarkan NOTAM B0614/20 dan B0615/20 yang dikeluarkan oleh AirNav Indonesia, Bandara Adi Soemarmo Solo ditutup sementara.

Hingga saat ini terdapat 4 penerbangan yang batal berangkat dari dan menuju Solo akibat penutupan hingga 11.30 WIB. Empat penerbangan tersebut yaitu:

1. Lion Air JT 537 dengan rute Solo – Jakarta (Cengkareng)

2. Garuda Indonesia GA222 /225 dengan rute Jakarta (CGK) – Solo – Jakarta

3. Citilink QG 122/123 dengan rute Jakarta (Halim Perdanakusuma) – Solo – Jakarta.

4. AirAsia QZ8454 dengan rute Bali – Solo- Bali.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan stakeholder bandara dan memantau dampak perkembangan pergerakan debu vulkanik Gunung Merapi terhadap operasional bandara,” kata Handy dalam keterangan tertulis, Selasa (3/3/3030).

Gunung Merapi Erupsi, Kemenhub Tutup Bandara Adi Sumarmo:

Foto: @yudii_24

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) menutup operasi Bandara Adi Sumarmo Solo secara temporer imbas erupsi Gunung Merapi, Selasa (03/03/2020). Direktur Jendral Perhubungan Udara Novie Riyanto menyatakan, Ditjen Hubud akan selalu memantau perkembangan erupsi Gunung Merapi untuk memastikan keselamatan penerbangan.

“Kami terus memantau perkembangan yang ada. Hingga saat ini, Bandara Solo terdampak, dan telah dilakukan penutupan penerbangan sementara,” ujar Novie, mengutip dari keterangan resmi yang diberikan ke awak media, Selasa (03/03/2020).

Sebagaimana diketahui, Gunung Merapi dilaporkan kembali mengalami erupsi pukul 05.33 WIB oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Berdasarkan hal tersebut, AirNav Indonesia telah mengeluarkan Ashtam nomor VAWR 9293 dan Notam Aerodrome Closed untuk memberi petunjuk bagi penerbang yang melintasi wilayah erupsi Gunung Merapi.

Lebih lanjut, Novie menjamin keselamatan penerbangan dengan melakukan koordinasi rutin bersama stakeholder terkait.

“Kami akan terus melakukan koordinasi dengan AirNav Indonesia untuk memastikan aktivitas penerbangan tetap berjalan normal, berikut dengan stakeholder penerbangan. Tetap dengan memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan,” jelas Novie.

Sumber: Liputan6

Please rate this