Bukit Kondo di Taman Nasional Gunung Rinjani Hangus Terbakar

oleh
Dok. TNGR

Kebakaran lahan hutan terjadi di Taman Nasional Gunung Rinjani, Lombok Timur. Tepatnya di kawasan Bukit Kondo, Sembalun pada Minggu (23/06/2019). Areal yang terbakar didominasi oleh rumput-rumput kering serta alang-alang pada kemiringan bukit yang sangat terjal.

Baca Juga: Mendaki Gunung Rinjani Dari Sembalun? Jangan Hari Jumat!

Kapala Balai Taman Nasionan Gunung Rinjani (BTNGR), Sudiyono, menerangkan bahwa kebakaran diperkirakan mulai sejak pukul 17.00 Wita. Setelah menerima informasi terkait hal itu, Petugas BTNGR sendiri langsung mendatangi lokasi untuk melakukan koordinasi dan memantau titik api.

Loading...

Baca Juga: 5 Jalur Pendakian Gunung Rinjani, Yang Siap Kamu Coba

“Kita sudah melakukan koordinasi dengan aparat pemerintahan, Kapolsek Sembalun, Danramil Sembalun, Camat Sembalun, BPBD Lombok Timur dan BNPB untuk menyiapkan anggota tim pemadaman dan evakuasi,” ujar Sudiyono, Senin (24/06/2019).

Setidaknya ada 18 orang warga yang berada dalam kawasan yang terbakar yang dievakuasi oleh tim pengaman. Diterangkan Sudiyono Seluruh masyarakat tersebut berhasil dievakuasi dengan selamat.

Walaupun begitu, Sudiyono menyebutkan kondisi lereng yang terlalu terjal dan kebakaran yang terjadi mendekati malam hari membuat tim melakukan pemantauan kondisi api sampai dengan Senin (24/06/2019). Sampai berita ini ditulis disebutkan bahwa masih ada dua titik api yang terpantau mengarah ke Bukit Kondo dan ke arah Gunung Pusuk, Sembalun.

Baca Juga: Danau Segara Anak, Yang Bikin Susah Move On -Indahnya Kebangetan!

Luas area yang telah terbakar sendiri diperkirakan mencapai 141.6 Ha dengan dominasi vegetasi berupa rumput, alang-alang, edelweiss, bangsal, dan cemara gunung. Sampai saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Tim pemadam sendiri berjumlah 53 orang yang terdiri dari 14 orang tim BTNGR, 10 orang Masyarakat Peduli Api, 15 orang masyarakat umum, 4 orang MMP, 4 orang tim Balai KPH Rinjani Timur, 3 orang personel Polsek Sembalun, dan 3 orang personel Koramil Sembalun. Proses pemadaman sendiri dilakukan dengan menggunakan 1 unit mobil Slip on, 1 unit mobil Patroli Pemadan Kebakaran Hutan, 2 buah jet shoter, serta peralatan lainnya.

Please rate this