Gunung Iliwerung, Salah Satu Gunung Api Aktif di NTT

oleh
oleh
Gunung Iliwerung
Image: @christinaunaraja

Kekayaan Nusa Tenggara Timur masih belum banyak yang terjamah. Mungkin untuk Pulau Komodo sudah sangat maju, tetapi bagaimana dengan pulau yang ada di sekitarnya. Sebenarnya keindahan Pulau Flores tidak hanya pada Pulau Komodo saja, masih ada beberapa pulau lainnya yang tidak kalah menarik. Tidak hanya itu saja, masih ada juga gunung yang masuk dalam daftar list untuk Anda jelajahi dan taklukan puncaknya. Salah satunya adalah Gunung Iliwerung, walaupun tidak tinggi seperti gunung lainnya, tetapi cukup memacu adrenalin saat mendakinya.

Baca Juga: Gunung Inerie, Piramida Yang Mengagumkan di Bumi Flores!

Sekilas Gunung Iliwerung
Gunung iliwerung menjadi salah satu gunung berapi aktif yang ada di selatan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Gunung yang satu ini cukup unik dan hampir sama dengan Gunung Krakatau yang ada di Selat Sunda. Sebelumnya, Gunung Iliwerung adalah Gunung Ile Adowajo yang memiliki ketinggian lebih dari 1000 meter di atas permukaan laut. Tetapi karena letusan yang hebat pada waktu yang tidak diketahui membuat sisi tenggara Gunung Ile Adowajo runtuh dan menghasilkan kubah muda yang dikenal dengan Gunung Iliwerung sekarang ini.

Baca Juga: Danau Segara Anak, Yang Bikin Susah Move On -Indahnya Kebangetan!

Bahkan sisa – sisa puncak Gunung Ile Adowajo bisa ditemukan pada bagian utara Gunung Iliwerung yang dikenal dengan Gunung Mauraja. Sedangkan untuk Gunung Ile Adowajo sekarang hanya memiliki ketinggian 300 mdpl. Namun kemunculannya pada tahun 1987, membuat gunung ini terus tumbuh hingga sekarang dan memiliki ketinggian sekitar 600 mdpl.

Gunung Iliwerung sendiri pernah mengalami erupsi beberapa kali, yakni pada tahun 1870 untuk pertama kali hingga tahun 2003 untuk terakhir kali letusannya. Namun hingga saat ini, Gunung Iliwerung masih dianggap sebagai salah satu gunung aktif. Dari rentetan letusannya, periode terpendek adalah 1 tahun dan periode terpanjang adalah 56. Maka dari itu, rata – rata letusan Gunung Iliwerung adalah 26 tahun.

Gunung Iliwerung bisa diperhitungkan sebagai salah satu list gunung untuk didaki. Tidak hanya menantang saja, gunung yang satu ini juga memiliki panorama yang tidak kalah indahnya. Terlebih lagi, adanya goa dan terowongan yang dipenuhi dengan sarang burung walet.

Lokasi dan rute
Gunung Iliwerung merupakan gunung yang terletak di Pulau Lembata, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Tepatnya, gunung ini berada di bagian selatan Pulau Lembata. Mungkin Pulau Lembata tidak dikenal dengan Pulau Komodo. Tak ayal, akses transportasi masih sangat minim untuk menuju ke Pulau Lembata ini.

Untuk menuju ke Pulau Lembata sendiri bisa ditempuh dari Maumere menggunakan kendaraan pribadi. Jika Anda bertolak dari Kupang bisa menggunakan Susi Air yang hanya menampung 12 penumpang saja untuk sekali jalan. Selain itu, Anda bisa menggunakan boat dari Larantuka.

Memang di Pulau Lembata sudah ada bandara, tetapi untuk landasannya masih dirasa kurang. Tidak hanya itu saja, di Pulau Lembata masih belum ada hotel, mungkin untuk homestay sudah ada. Selain itu, dekat Gunung Iliwerung masih belum ada penginapan. Jadi, Anda bisa memanfaatkan rumah warga lokal untuk beristirahat.

Pendakian Gunung Iliwerung
Gunung Iliwerung yang memiliki ketinggian 1030 meter di atas permukaan laut ini bisa menjadi alternatif untuk pendakian. Namun begitu, dibutuhkan fisik yang kuat untuk mendakinya. Pasalnya, Gunung Iliwerung juga termasuk gunung yang jarang dan masih asing didengar. Untuk bisa mendaki Gunung Iliwerung juga dibutuhkan pemandu yang tahu betul akan jalan dan lokasi menuju ke puncaknya.

Pendakian gunung Iliwerung akan membutuhkan waktu 5 hingga 7 jam untuk bisa sampai di puncak gunung. Saat sudah di puncak pemandangan indah akan Anda saksikan. Hamparan hijau yang memukau mata dan bikin jatuh hati. Selain itu, dari puncaknya Anda akan melihat kubah kawah yang besar dan terlihat megah serta kokoh.
Perlu diingat, medannya yang terjal, sulit dan jalur pendakian yang mungkin masih jarang dibutuhkan persedian logistik yang memadai. Logistik yang diperlukan adalah makanan dan perbanyak minuman. Tidak hanya itu saja, perlengkapan pendakian dan keamanan juga sangat diperlukan.

Wisata sekitar Gunung Iliwerung
Kemegahan dan keindahan Gunung Iliwerung masih bisa Anda saksikan dari beberapa deretan wisata yang ada disekitarnya. Tentunya pemandangan yang suguhkan juga tidak kalah menarik dari puncak Gunung Iliwerung. Salah satunya adalah Pantai Waikarang yang tidak jauh dari ibukota Kabupaten dan tentunya Gunung Iliwerung.
Pantai yang satu ini menyuguhkan pemandangan khas NTT. Salah satunya adalah pemandangan Gunung Iliwerung yang bikin sejuk mata. Tidak hanya itu saja, Anda juga akan menjumpai Kumah Resort yang ada disekitarnya.

Tidak hanya menyaksikan keindahan pantai dengan latar belakang Gunung Iliwerung saja, Anda juga bisa menyaksikan pesona gunung yang satu ini dari ketinggian, tepatnya dari Bukit Cinta Waijarang. Dinamakan bukit cinta karena memang ada prasasti yang bertuliskan Love dengan sentuhan patung membentuk hati. Bukit Cinta menawarkan panorama keindahan padang rumput yang menawan dan memukau. Selain itu, birunya lautan akan bisa Anda saksikan. Keindahan gunung Iliwerung pun juga sangat memanjakan mata siapapun yang melihatnya.
Ingin bersantai dengan pemandangan Gunung Iliwerung, maka Taman Daun Lewoleba bisa menjadi pilihan terbaik. Tidak hanya bersantai saja, Anda juga bisa menikmati liburan sambil belajar di alam terbuka. Pasalnya, taman ini merupakan taman baca. Pembangunannya memang didasari karena keprihatinan Pulau Lembata yang kurang akan sumber buku bacaan. Anda bisa menggunakan buku – buku yang ada di Taman Daun Lembata ini secara gratis. Kapan lagi, menikmati alam berlatar Gunung Iliwerung sembari menambah wawasan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.