Gunung Keknemo

oleh
Gunung Keknemo
Foto:@rudiadu

Indonesia memiliki banyak sekali pegunungan yang memiliki pesona keindahan luar biasa. Mulai dari air terjun, flora dan fauna yang ada serta pemandangan sekitar yang menyejukkan mata. Pegunungan di Indonesia sangat beragam. Di kepulauan Nusa Tenggara Timur ada beberapa pegunungan yang memiliki kekayaan alam yang luar biasa, mulai dari gunung anak ranakah, gunung keknemo, sampai gunung Lakaan.

Baca Juga: Daftar Gunung di Indonesia, Lokasi dan Ketinggiannya Lengkap disini!

1. Gunung Ranakah
Gunung Rakanah adalah gunung berapi di Provinsi Nusa Tenggara Timur tepatnya di kabupaten Manggarai. Gunung Ranakah sempat dinyatakan tidak aktif, karena tidak adanya aktivitas vulkanologi yang kembali terekam. Namun pada bulan Januari 1987, sebuah letusan terjadi. Awan panas membumbung tinggi. Letusan ini yang kemudian melahirkan Gunung Anak Ranakah.

Ketinggian Gunung Ranakah mencapai 2140 Mdpl.
Puncak Gunung Ranakah menampilkan keindahan alam yang menawan. Oleh karena itu, para pendaki gunung dari berbagai tempat banyak yang mencoba menaklukan puncak Gunung Ranaka.
Gunung Ranakah memiliki segudang histori yang tidak akan pernah dilupakan oleh masyarakat Ruteng. Telaga yang ada di puncak Ranaka konon memiliki kisah yang panjang untuk diceritakan dari masa ke masa.

Pada ketinggian 2.200 Mdpl, terdapat sebuah petilasan yang kabarnya dipakai dari zaman nenek moyang pertama penduduk Manggarai terdahulu. Jika ingin ke puncak Gunung Ranaka, anda dapat melewati 2 jalur, yakni dari arah Timur di Danau Ranamese, dan sebelah barat di kampong Robo.
Untuk menuju puncak Gunung Ranaka tidaklah sulit, anda bisa menggunakan sepeda motor untuk sampai ke atas puncak dengan waktu tempuh sekitar 45 menit. Namun, jika ingin mendaki dan menikmati pemandangan alam, jarak tempuh bisa lebih lama.

2. Gunung Anak Ranaka
Gunung Anak Ranaka merupakan salah satu dari gunung berapi muda aktif di dunia. Gunung Anak Ranaka terbentuk dari ledakan gunung ranakah yang terjadi pada tahun 1987. Padahal Gunung Ranaka sudah sangat lama tidak menunjukkan aktivitas vulkanologinya, bahkan sempat dinyatakan tidak aktif lagi Mulai terbentuknya Gunung Anak Ranaka berawal dari letusan-letusan kecil yang membawa gunung tersebut mengalami banyak perubahan dari segi fisik.

Ketinggian Gunung Anak Ranaka 2.247 mdpl. Tinggi gunung tersebut diprediksi akan terus bertambah karena aktivitas gunung yang sangat aktif. Jika anda ingin melihat bagaimana Gunung Anak Ranaka, bisa datang ke Nusa Tenggara Timur di Kota Ruteng.

Sejauh ini, para wisatawan yang ingin melihat keindahan Gunung Anak Ranaka hanya bisa dari jarak tertentu saja. Hal tersebut dikarenakan aktivitas Gunung Anak Ranaka sebagai gunung berapi muda masih perlu banyak pengawasan khusus.

3. Gunung Lakaan
Siapa yang tidak mengenal pesona keindahan Gunung Lakaan. Gunung ini memiliki ketinggian 1.562 mdpl yang berada di kecamatan Lakmanen Selatan, kabupaten Belu. Perjalanan menuju Gunung Lakaan tidaklah sulit, tapi memerlukan waktu yang cukup panjang.

Gunung Lakaan menjadi tujuan wisata pelancong lokal dan mancanegara. Mengapa demikian? Keunikan Gunung Lakaan terdapat pada bagian puncaknya. Di sana anda bisa melihat patung Bunda Maria, dan Hati Kudus Yesus. Tidak hanya itu, di bawah kaki gunung terdapat pemandangan yang luar biasa indah. Padang savana yang bernama Fulan Fehan menyejukkan mata memandang menjadi tujuan utama para wisatawan. Biasanya banyak yang ke Gunung Lakaan saat perayaan natal, atau hari besar agama lainnya.

Selebriti tanah air, selebgram, dan influencer lainnya menjadikan Fulan Fehan sebagai objek wisata yang tidak boleh terlewatkan. Oleh karena itu, Gunung Lakaan tidak pernah sepi pengunjung.
Ada beberapa titik yang dijadikan sebagai rute pendakian, sehingga sering membuat bingung karena tidak ada jalur pendakian yang pasti di Gunung Lakaan.

4. Gunung Keknemo
Tidak banyak sumber yang menuliskan tentang Gunung Keknemo. Namun, dalam catatan kaki menyebutkan Gunung Keknemo merupakan salah satu pegunungan yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Ketinggian Gunung Keknemo tercatat 2070 mdpl. Itu artinya Gunung Keknemo menjadi salah satu gunung tertinggi di NTT.
Ulasan tentang gunung Keknemo masih sangat minim, namun gunung tersebut bukan dalam status gunung berapi aktif di Indonesia. Beberapa penduduk NTT mengatakan bahwa gunung Keknemo memiliki pesona alam yang indah.

Wisata Sekitar Kawasan Gunung Lakaan:

Puncak Gunung Lakaan dengan patung Bunda Maria, dan juga Kristus Penebus atau Hati Kristus menjadi objek wisata religius yang ramai. Para pendaki yang beragama nasrani terkadang menyempatkan diri untuk berdoa sebentar, lalu melanjutkan perjalanan kembali.

Jadilah Pendaki yang Cinta Alam
Beberapa tempat di pegunungan Nusa Tenggara Timur tampak mulai tidak ramah lingkungan. Ada beberapa jejak limbah bekas para pendaki yang mengaku sebagai pecinta alam. Jika anda ingin menaklukan puncak gunung, maka harus terlebih dahulu menjadi sahabat alam di sekitarnya.
1. Buanglah Sampah Pada Tempatnya
Saat mendaki ada beberapa barang-barang yang kita bawa, seperti air mineral, camilan, dan lainnya akan menjadi sampah. Ada baiknya untuk membuah limbah kita sendiri di tempat sampah. Namun jika tidak ada, kita bisa membawa kantong plastik sendiri. Ketika turun nanti tidak akan meninggalkan sisa sampah yang ada.
2. Jangan Bicara Sembarangan
Salah satu cara mencintai alam adalah tidak menganggap remeh alam itu sendiri. Jaga diri untuk tidak bicara sembarangan karena di setiap tempat khususnya pegunungan memiliki sejarah dan kisahnya tersendiri.
3. Jangan Mengganggu Fauna
Jika tujuanmu mendaki untuk berwisata dan bersahabat dengan alam. Jangan sesekali menganggu hewan yang ada di sana. Tempat mereka di alam dan biarkan tetap di alam.

Gunung Lakaan, Rakanah, dan Gunung Keknemo merupakan sedikit dari sekian banyak pegunungan yang indah di Indonesia. Deretan pegunungan tersebut masuk kawasan gunung di NTT, jadi mari kita jaga dan rawat bersama alam Indonesia ini karena kalo bukan kita siapa lagi. Mulai dari membuah sampah pada tempatnya serta jangan bebrbuat vadalisme.

Please rate this