2 Jalur Pendakian Gunung Raung, Lebih Suka Yang Mana?

oleh
Foto:pecinta-alam.com

Gunung Raung merupakan salah satu gunung yang selalu menjadi tujuan para pendaki penantang adrenalin, tentu saja hal ini dikarenakan oleh jalur pendakian Gunung Raung yang masuk dalam kategori sulit karena medannya yang hanya tanjakan dari mulai pendakian. Selain itu juga jalur menuju puncaknya pun sudah sangat terkenal ekstrem karena hanya tebing dan jurang yang tentu saja sangat berbahaya bagi pendaki yang masih pemula.
Meskipun medannya berbahaya, namun tetap saja banyak para pendaki ingin menaklukan puncak ini, hal ini dikarenakan oleh pemandangan indah yang dimilikinya sehingga rasa lelah pasti akan langsung tebayar ketika menuju ke puncak Gunung Raung.

Gunung Raung memiliki empat puncak, yang pertama adalah Puncak Bendera, Puncak 17, Puncak Tusuk Gigi dan yang terakhir yaitu Puncak Sejati dengan keindahan kaldera sedalam 500 meter yang masih aktif dan sangat besar. Keempat puncak ini saling menyatu dalam satu jalur dan anda harus ekstra hati – hati ketika ke puncak sejati.
Terdapat dua jalur yang bisa dilewati untuk menuju puncak Gunung Raung, yang pertama adalah jalur Kalibaru dan yang kedua adalah jalur Sumber Waringin.

Jalur Pendakian Gunung Raung via Kalibaru
Pendakian dimulai dari basecamp Kalibaru yang terletak di Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kalibaru, Banyuwangi. Ketika tiba di basecamp, persiapkan peralatan dan kebutuhan dengan lengkap. Terdapat enam pos di jalur Kalibaru ini, Pos 1 terdapat di tengah perkebunan kopi dan terdapat pondok bambu yang bisa anda singgahi untuk beristirahat, anda bisa mempersingkat waktu dengan menggunakan ojek ketik ke pos ini. Selain itu juga terdapat sungai yang biasa dijadikan persediaan air minum, karena ketika pendakian tak ada lagi sumber air lain selain di sungai ini.

Pos 2 akan anda temui sekitar 4 jam perjalanan, medannya tidak terlalu sulit karena masih ada jalan tanah datar dan sedikit menanjak dengan kawasan hutan lebat. Biasanya di pos 2 ini banyak pendaki yang lebih memilih untuk mendirikan tenda untuk beristirahat.

Jalur pendakian akan menjadi lebih sulit ketika anda meninggalka pos 2, jalur yang ditempuh pun bermedan tanjakan dan hanya sebuah jalan setapak sempit yang dikelilingi semak berduri di sisi – sisinya, biasanya para pendaki menghabiskan waktu selama 2 jam untuk ke pos 3.

Setelah dari pos 3, jalur pendakian Gunung Raung akan semakin menanjak dan harus terus berjalan hingga pos 4 dan pos 5, meski medan terus menanjak. Namun ketika menuju pos 6 anda harus lebih fokus dan berhati – hati karena medan mulai dipenuhi hutan rimbun dan terdapat jurang.

Anda bisa beristirahat di pos 6, jika anda sudah beristirahat dengan cukup, dimulailah pendakian, tentu saja anda harus menyiapkan peralatan pendakian. disini anda akan menemui beberapa puncak yaitu Puncak Bendera, Puncak 17, Puncak Tusuk Gigi, dan yang terakhir adalah puncak sejati, diperlukan peralatan and keahlian yang memadai saat melewati rute ini.

Jalur  Pendakian Gunung Raung via Sumber Waringin
Jalur ini merupakan satu – satunya jalur yang melalui Bondowoso dengan basecamp terletak di Desa Sumber Waringin, Wonosari, Bondowoso dan merupakan jalur yang sering dilalui.

Untuk menuju Pondok Motor (Pos 1), anda harus melalui perkebunan milik warga kurang lebih selama 3 jam, namun anda bisa mempersingkat waktu dengan naik ojek.

Setelah itu anda akan melewati medan lainnya seperti kebun kopi, bahkan hutan rimbun dan menuju ke Pondok Sumur (Pos 2), lalu ikuti jalan setapak hingga anda sampai ke Pondok Tonyok (Pos 3) dan Pondok Demit (Pos 4), di pos 4 anda bisa mendirikan tenda dan dilanjutkan ke Pondok Mayit (Pos 5) dan pergi ke Pondok angin (Pos 6) dengan melewati trek yang berat.

Setelah melewati kedua jalur berat tersebut, anda akan disuguhi dengan pemandangan indah puncak gunung raung, Itulah 2 jalur pendakian gunung raung yang bisa anda lewati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *