Misteri Gunung Sumbing, Tempat Bersemayamnya Para Peri

Misteri Gunung Sumbing – Gunung Sumbing adalah salah satu gunung yang tertinggi yang berlokasi di Jawa Tengah. Gunung Sumbing ini dinobatkan sebagai gunung tertingi ketiga setelah Gunung Semeru di Pulau Jawa. Jalur trek Gunung Sumbing ini terkenal berat dan pemandangan sekitarnya sangat indah. Pemandangan yang menakjubkan dapat anda nikmati setelah tiba di puncak gunung tersebut. Pemandangan tersebut adalah pemandangan gunung Merbabu, Sindoro, Prau, Anding, Merapi, dan masih banyak lagi yang lainnya. Dibalik pemandangannya yang menakjubkan, namun Gunung Sumbing menyimpan misteri.

Beberapa Misteri Gunung Sumbing

Banyak misteri Gunung Sumbing yang sudah dipercaya dan beredar di masyarakat. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

Penunggu pintu masuk (Raksasa Hitam)

Menurut masyarakat setempat, pintu masuk dari Gunung Sumbing dijaga oleh sosok raksasa hitam. Setiap orang yang masuk ke area Gunung Sumbing selalu diawasi oleh raksasa hitam tersebut. Jika ada niat atau perilaku buruk manusia tersbut, maka menurut raksasa tersebut akan menyesatkan atau mencelakannya. Kepercayaan semacam ini sudah dipercaya masyarakat sehingga siapapun yang masuk area gunung akan selalu berhati-hati.

Peri di kawasan gunung

Selain adanya raksasa hitam, misteri lainnya yang dipercaya masyarakat adalah adanya peri di kawasan gunung tersebut. Banyak masyarakat juga pendaki yang melihat makhluk bercahaya di sekitaran gunung. Ada juga yang beranggapan bahwa sosok tersebut adalah jin islam yang menampakkan diri, namun sebagian lainnya ada yang beranggapan bahwa makhluk tersebut adalah peri.

Penampakan lain di Gunung Sumbing

Selain raksasa hitam dan peri, masih ada penampakan lain yang sering dijumpai oleh masyarakat sekitar dan pera pendaki. Penampakan lainnya seperti pocong yang mana hal ini sering menjadi pembicaraan pendaki karena pocong tersebut menampakkan diri di jalur pendakian. Tidak hanya itu, ada juga penampakan orang tua yang berpakaian adat Jawa. Penampakkan orang tua ini biasanya tampak di ladang kebun masyarakat 30 menit di pintu masuk kawasan. Selain di daerah kebun masyarakat, orang tua ini terkadnag juga menampakkan diri di jalur track sambil duduk menghisap rokok. Ciri khasnya yaitu berbau kemenyan.

Penampakan lainnya adalah sekumpulan orang berpakaian putih yang biasanya terlihat berdiskusi. Penampakan ini tidak mengganggu dan akan menghilang saat ada manusia. Ada juga pertapa duduk bersila dengan ekspresi mata terpejam sambil membaca mantra. Baju yang dikenakan warna hitam atau putih. Selain itu, ada juga hantu wanita dengan sosoknya yang berbeda-beda dan masih banyak lagi yang lainnya.

Ritual pesugihan Gunung Sumbing

Selain adanya misteri penampakan seperti yang disebutkan di atas, misteri lainnya adalah ritual pesugihan di kawasan gunung. Ini adalah salah satu misteri yang banyak dibicarakan masyarakat. Kawasan di Semenanjung lereng gunung termasuk wilayah pesugihan gelap yang biasanya menjadikan manusia sebagai tumbalnya. Hal ini terjadi pada orang-orang yang sudah dibutakan oleh harta dan mereka harus menyediakan tumbalnya.

Aturan untuk masyarakat dan pendaki Gunung Sumbing

Keindahan alam gunung sumbing memang sangat mempesona dan masih erat juga dengan budaya tradisional. Bagi anda yang ingin mendaki gunung tersebut, ada beberapa hal yang harus dipatuhi agar tidak terjadi hal buruk terjadi. Aturan tersebut diantaranya;

–               Dilarang buang air besar (BAB) dan buang air kecil (BAK) sembarangan

–               Dilarang melakukan perbuatan terlarang seperti; berzina, membawa obat terlarang, narkoba, dll.

–               Tidak berkata bohong dan tidak berbuat sombong

–               Dilarang merusak tanaman atau kebun penduduk

Beberapa aturan tersebut dibuat, selain untuk melindungi diri anda sendiri juga untuk kelestarian alam gunung sumbing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *