Misteri Gunung Prau

Misteri Gunung Prau – Gunung Prahu atau yang lebih sering didengar dengan Gunung Prau terdapat di daerah dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah. Gunung ini dikenal akan keindahan alamnya yang luar biasa mengingat masih lebatnya vegetasi pepohonan di Gunung Prau Ini. Puncaknya indah dan menarik dan dipenuhi oleh gundukan bukit – bukit yang berjejer. Meski begitu, ada beberapa misteri serta mitos yang tak banyak diketahui orang mengenai gunung ini.

Baca: 6 Jalur Pendakian Gunung Prau Yang Siap Kamu Coba

Misteri Asal Asul Nama Gunung Prau

Banyak misteri yang membahas masalah asal – usul nama Gunung Prau ini. menurut sebagian orang, nama Gunung Prau ini sering dikaitkan dengan sebuah perahu dikarenakan bentuk gunung yang mirip dengan perahu yang terbalik. Sedangkan lembah di sekeliling gunung tersebut dianggap sebagai ombaknya.

Melihat dari sisi yang lain, asal usul nama Gunung Prau juga dihubung – hubungkan  dengan melimpahnya sumber air di gunung tersebut. Hal itu tentunya semakin dipercaya mengingat dataran Dieng saat ini dikenal sebagai salah satu dataran tinggi yang memiliki sumber air yang melimpah ruah.

Pendapat yang lain mengatakan bahwa nama Gunung Prau memiliki nama lain Gunung Mayit. Mayit sendiri berarti mayat. Hal itu dipercaya karena bentuk Gunung Prau jika diamati lebih lanjut akan menyerupai mayat yang sedang dalam posisi tidur. Meski begitu, tak ada yang bisa menjamin kebenaran dari 3 versi cerita tersebut.

Misteri Gunung Prau sebagai Pintu Ghaib Bernama Oyot Rimpang

Tak dipungkiri bahwa Gunung Prau memang dipenuhi dengan vegetasi pepohonan yang masih cukup lebat dan tentunya asri. Salah satu vegetasi yang terkenal khas gunung prau adalah bunga daisy. Nah di salah satu kawasan bunga daisy, terdapat 4 – 5 pohon yang tumbuh dalam satu area yang berdekatan dan membentuk suatu kotak yang dikenal dengan Oyot Rimpang. Oyot rimpang ini disebut – sebut sebagai pintu ghaib yang apabila salah satu pendaki memasukinya, maka pendaki tersebut akan masuk ke dalam dunia dengan dimensi yang berbeda dan dipercaya tidak akan bisa kembali ke dalam dunia nyata. Konon, siapapun yang memasuki pintu ghaib tersebut nyawanya tidak akan dapat tertolong lagi.

Gunung Prau sebagai tempat persemayan para dewa

Jika nama “ Dihyang ( Dieng ) ” dikaji kembali menurut bahasa Kawi, “di” memiliki arti gunung sedangkan “hyang” memiliki arti dewa. Bisa disimpulkan bahwa “ Dihyang ( Dieng ) ” berarti tempat ( pegununungan ) para dewa bersemayam. Menurut kepercayaan masyarakat sekitar, dewa – dewa dan para penunggu Gunung Prau tersebut masih bersemayam di Gunung Prau hingga saat ini dan kabarnya para penunggu Gunung Prau tersebut akan turun dan juga berkumpul di pusat kehidupan mereka yang dikenal dengan arjuno. Hal ini tentunya akan terjadi saat ada ritual pemanggilan. Contohnya seperti ritual potong rambut gimbal.

Misteri Rintihan Halus

Tak banyak orang tahu mengenai misteri ini. Entah darimana datangnya rintihan halus tersebut dan tak ada pendapat yang menjelaskan hal tersebut kejadian mistis. Namun, jika dikaji secara ilmiah, suara tersebut berasal dari suara udara beku yang tak berangin pada malam hari.

Itulah beberapa misteri dan mitos yang terdapat pada Gunung Prau. Misteri dan mitos tersebut memang tidak ada yang menjamin kebenaranya. Hal itu tentunya dipengaruhi oleh kepercayaan masyarakat sekitar Gunung Prau. Namun, sebagai pendaki yang cerdas, alangkah baiknya untuk tetap menjunjung kesopanan dan menghormati nilai – nilai kepercayaan yang ada pada masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *