4 Tips Pendakian Gunung Rinjani yang Harus Diketahui

oleh

Pendakian Gunung Rinjani – Gunung Rinjani adalah gunung berapi tertinggi kedua yang dimiliki Indonesia setelah gunung Kerinci yang ada di Jambi. Gunung yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani ini memiliki luas kurang lebig 41.333 hektar.

Tak hanya sebagai gunung tertinggi kedua, melainkan keindahan Gunung Rinjanilah yang banyak menarik minat para wisatawan khususnya bagi para petualang dan pendaki gunung. Bagi mereka keindahan gunung ini adalah yang terbaik di Indonesia, bahkan ada yang menyebutkan jika pesona yang dimiliki Rinjani adalah yang terbaik di Asia.

Tips Pendakian Gunung Rinjani

Siapa tak ingin menikmati keelokan dan keindahan yang dimiliki gunung yang berada di Nusa Tenggara Barat ini. Namun meskipun memiliki keindahan yang begitu memukau, siapa sangka jika gunung NTB ini telah banyak menelan korban dalam perjalanan pendakian. Untuk kamu yang ingin mencoba mendaki Gunung Rinjani, Tips pendakian Gunung Rinjani ini yang harus kamu ketahui.

  1. Persiapan Maksimal

Saat kamu beniat untuk menahklukan Puncak Rinjani, maka hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah persiapan secara maksimal. Persiapan disini tidak hanya dari perlengkapan pendakian yang kamu butuhkan, melainkan persiapan mental juga dibutuhkan.

Tak mudah untuk bisa sampai ke Puncak Rinjani, selain dibutuhkan mental yang kuat, tenaga, dan pikiran tentu persiapan pun harus kamu sediakan secara matang-matang. Jangan sampai sudah berada ditengah jalan kamu mundur untuk mengurungkan niatmu sampai ke Puncak Rinjani NTB.

  1. Siapkan Kebutuhan Pribadi

Rinjani yang merupakan gunung tertinggi kedua di Indonesia, memiliki suhu rata-rata 20 derajat celcius bahkan sampai suhu terendah 10 derajat celsius. Selain suhu dingin, saat melewati padang savana pun terik matahari seakan berada tepat diatas kepala. Suhu terpanas hingga mencapai 42 derajat celsius. Inilah yang membuat banyak pendaki tidak berhasil sampai ke Puncak Rinjani dalam pendakiannya.

Saat melakukan pendakian Gunung Rinjani, siapkan segala kebutuhan pribadi mulai dari baju hangat, jaket, mantel, sepatu gunung, senter, handlamp, makanan, minuman, dan sebagainya. Siapkan kebutuhan yang sekiranya kamu butuhkan selama proses pendakian.

  1. Pilih Rute Pendakian yang Direkomendasikan

Ada 4 jalur resmi yang disediakan oleh pengelola Gunung Rinjani, NTB. Namun dari 4 jalur yang disediakan, hanya ada 2 jalur yang paling banyak dilintasi dan bahkan direkomendasikan oleh banyak orang. Jalur tersebut bernama Sembalun dan Senaru.

Jalur Sembalun merupakan jalur yang paling banyak dilintasi dan dipilih oleh para pendaki. Pendaki akan melewati padang savana yang sangat luas dengan suhu panas maksimal. Matahari akan terasa diatas kepala saat kamu melalui jalur ini. Jalur ini dapat ditempuh dengan waktu 9 – 10 jam.

Jalur Senaru merupakan jalur yang paling ramai dipilih diantara jalur-jalur Rinjani lainnya. Pemandangan yang begitu memukau menjadi magnet tersendiri bagi jalur yang satu ini. Selain digunakan sebagai jalur pendakian utama, Senaru juga banyak digunakan warga setempat untuk menuju Danau Segara sebagai tempat ritual umat hindhu.

  1. Lakukan Pendakian Saat Musim Kemarau Antara Maret – Agustus

Tips pendakian Gunung Rinjani yang bisa kamu lakukan adalah pilih waktu pendakian saat musim kemarau yaitu kisaran bulan Maret – Agustus. Selain diramaikan oleh pendaki lain, waktu ini juga paling tepat untuk melakukan pendakian Rinjani.

Itulah beberapa tips pendakian Gunung Rinjani NTB yang aman dan bisa kamu lakukan. Selalu jaga kondisi dan patuhi segala tata tertib, baik itu prosedur pendakian ataupun menjaga etika saat ada disana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *